Beberapa hari sebelum pertandingan yang mempertemukan Sriwijaya FC melawan Persib Bandung,
komunitas penggemar Sriwijaya FC dan jajaran manajemen serta beberapa
orang pemain Sriwijaya FC, mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan. Pada
kunjungan tersebut, terdapat acara pemberian sembako dan juga dana yang
berasal dari masyarakat umum dan juga anggota dari komunitas itu sendiri.
Direktur Teknik dan Sumber Daya Manusia PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin,
berjanji bahwa apabila Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Persib Bandung
pada hari Sabtu (09/03) yang lalu, semua orang di Panti Asuhan Amal
Ma’ruf tersebut akan mendapatkan tiket masuk menonton pertandingan
antara Sriwijaya FC melawan Persita Tangerang secara gratis dan juga
disediakan transportasi antar jemput.
Ternyata, Sriwijaya FC berhasil
mengalahkan Persib Bandung. Hendri Zainuddin pun menepati janjinya untuk
memberikan tiket serta menyediakan akomodasi bagi anak-anak panti
asuhan tersebut. Namun sayangnya, dikarenakan tindakan sebagian penonton
Sriwijaya FC yang tidak beradab, beberapa orang dari anak-anak panti
asuhan tersebut mengalami luka diakibatkan terkena lemparan batu dan
yang lainnya ketika mobil yang mereka tumpangi melintasi rombongan
penonton tersebut.
Peristiwa pelemparan tersebut terjadi
ketika rombongan anak-anak panti asuhan tersebut sedang dalam perjalanan
pulang menuju tempat tinggal mereka. Ketika dalam perjalanan pulang,
mungkin karena diduga sebagai supporter Sriwijaya FC
yang lainnya, mobil tersebut akhirnya dilempari batu dan benda-benda
yang lainnya. Beberapa orang anak panti asuhan menjadi korban dan mobil
yang mereka tumpangi mengalami kerusakan.
Anak-anak Panti Asuhan yang menjadi
korban tersebut pun akhirnya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah
Sakit Mohammad Hosien Palembang guna mendapatkan perawatan intensif dan
luka yang didapatkan, bisa segera di jahit.
Entah apa yang ada difikiran orang-orang
yang ada di pinggir jalan tersebut sehingga mau melempari mobil yang
jelas-jelas tertulis anak-anak panti asuhan di depan mobil dan juga di
belakang mobil tersebut. Sesuatu yang pastinya, kejadian ini tidak bisa
dibiarkan begitu saja. Berdasarkan informasi yang kami himpun dari
anggota komunitas yang kebetulan bersama dengan anak-anak panti asuhan
tersebut, mereka akan membawa kasus ini ke ranah hukum dan berharap agar
pelaku bisa dihukum kurungan penjara.
Kini, anak-anak panti asuhan tersebut telah pulang ke tempat tinggal mereka.

Anak Panti yang jadi korban
Info SFCPalembang.com
Info SFCPalembang.com



